tami farmasi 08

Analgesik dan antipiretik


Analgesik adalah obat yang dapat mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri dan akhirnya akan memberikan rasa nyaman pada orang yang menderita.

Nyeri merupakan suatu pengalaman sensorik dan motorik yang tidak menyenangkan, berhubungan dengan adanya potensi kerusakan jaringan atau kondisi yang menggambarkan kerusakan tersebut.

Sedangkan antipiretik adalah obat yang dapat menurunkan demam (suhu tubuh yang tinggi). Pada umumnya (sekitar 90%) analgesik mempunyai efek antipiretik.

Gejala Nyeri dapat digambarkan sebagai rasa benda tajam yang menusuk, pusing, panas seperti rasa terbakar, menyengat, pedih, nyeri yang merambat, rasa nyeri yang hilang – timbul dan berbeda tempat nyeri.

Nyeri terjadi jika organ tubuh, otot, atau kulit terluka oleh benturan, penyakit, keram, atau bengkak. Rangsangan penimbul nyeri umumnya punya kemampuan menyebabkan sel-sel melepaskan enzim proteolitik (pengurai protein) dan polipeptida yang merangsang ujung saraf yang kemudian menimbulkan impuls nyeri. Senyawa kimia dalam tubuh yang disebut prostaglandin beraksi membuat ujung saraf menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan nyeri oleh polipeptida ini.

Penanganan Nyeri

Obat-obat yang dapat mengurangi nyeri antara lain:

· Golongan Para amino fenol à asetaminofen (Parasetamol ), fenasetin

· Golongan Pirazolon à dipiron (antalgin)

· Derivat Asam Salisilat à Aspirin, Benorilat, Diflunisal, Salsalat

  • Derivat.As.Fenamat à As.Mefenamat, Meklofenamat
  • Derivat Asam Propionat à As.Tiaprofenat, Fenbufen, Flurbiprofen, Ibuprofen, Ketoprofen, Naproksen
  • Derivat As.Fenilasetat à Diklofenak, Fenklofenak

ALPHAMOL
Harga Per Satuan Terkecil :
Rp2,400.00


Sirup Tetes Mengandung :
Parasetamol 100 mg/ml ; sirup : parasetamol 120 mg/ 5 ml,etanol 6%.

Kaplet :
parasetamol 600 mg.

INDIKASI :
Menurunkan panas , menghilangkan rasa sakit.

KONTRA INDIKASI :
Hipersensitivitas

EFEK SAMPING :
Mual, muntah, diare,penggunaan pada dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.

KEMASAN :

( HNA + ) Botol 15 ml sirup tetes, 60 ml sirup ;
dos 15 x 10 kaplet ;
botol 1000 kaplet.



Bodrexin syr
Harga Per Satuan Terkecil :
Rp5,000.00

INDIKASI:
Untuk meringankan gejala flu seperti: demam, sakit kepala,

hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.

tami farmasi 08
Sekilas Tentang Diare

Diare merupakan penyakit yang sangat umum di masyarakat. Hampir setiap orang pernah mengalami diare sepanjang hidupnya. Disebut diare bila kotoran atau tinja yang keluar sangat lembek atau bahkan encer dengan frekuensi lebih dari normal. Sebenarnya diare merupakan salah satu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan racun yang terdapat dalam usus besar. Racun ini bisa bersumber dari makanan atau hasil dari metabolisme kuman.

Gejala diare biasanya disertai dengan gejala tambahan seperti mual, muntah, rasa tidak enak di perut, mules, haus, demam dan lemas karena dehidrasi. Pada anak anak dan orang tua diatas 65 tahun diare sangat berbahaya. Bila penanganan terlambat dan mereka jatuh ke dalam dehidrasi berat maka bisa berakibat fatal.

Diare terjadi akibat dari berkurangnya kemampuan usus besar dalam menyerap air yang terdapat dalam kotoran. Pada orang dewasa penyebab paling sering dari gangguan ini adalah bakteri E. coli dan salmonella. E.coli sebenarnya bakteri yang normal hidup dalam usus besar kita, sayangnya jika jumlahnya terlalu banyak maka ia akan menjadi berbahaya dan menganggu proses penyerapan air sehingga menyebabkan diare. E.coli yang berlebihan ini biasanya bersumber dari buah atau sayuran yang terkontaminasi kotoran manusia yang kemudian kita makan tanpa mencucinya dengan baik.

Penyebab lain dari diare adalah alergi makanan. Selain menyebabkan gejala alergi secara umum seperti gangguan kulit dan gangguan nafas, alergi makanan juga dapat menimbulkan diare. Alergi makanan yang paling sering menyebabkan diare adalah alergi terhadap protein susu yang disebut laktosa. Kemampuan tubuh mencerna laktosa akan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia sehingga kemungkinan terjadinya diare akibat laktosa akan semakin besar. Laktosa merupakan contoh kecil dari zat yang dapat menyebabkan diare. Banyak pula yang alergi terhadap zat lain seperti gluten dan lain lain sehingga menimbulkan diare.

Umumnya diare akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Kita hanya perlu istirahat dan minum cairan yang banyak untuk mencegah dehidrasi. Dehidrasi akan sangat fatal akibatnya pada anak anak dan orang tua. Bila asupan cairan yang diberikan melalui minum dirasa kurang maka perlu dipikirkan untuk memberikan cairan melalui infus.

Setelah masalah kebutuhan cairan dapat diatasi baru kita memikirkan pengobatan definitif untuk diarenya. Anda bisa membeli obat obat diare yang banyak dijual di warung warung. Minumlah sesuai dengan aturan yang tertulis di kemasannya. Bila diare tetap berlangsung lebih dari 3 hari maka segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Klasifikasi

Diare biasanya diklasifikan berdasarkan ada tidaknya infeksi serta lamanya diare. Diare berdasarkan akut dan kronisnya, diare akut yaitu diare karena infeksi usus yang bersifat mendadak, berhenti secara cepat atau maksimal berlangsung sampai 2 minggu, namun dapat pula menetap dan melanjut menjadi diare kronis. Hal ini dapat terjadi pada semua umur dan bila menyerang bayi biasanya disebut gastroenteritis infantil. Penyebab tersering pada bayi dan anak-anak adalah intoleransi laktosa. Diare kronis yaitu diare yang berlangsung selama 2 minggu atau lebih. Sedangkan berdasarkan ada tidaknya infeksi, dibagi diare spesifik dan non spesifik. Diare spesifik adalah diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau parasit. Diare yang disebabkan oleh makanan disebut diare non spesifik. Berdasarkan organ yang terkena, diare dapat diklasifikasikan menjadi diare infeksi enteral dan parenteral.

Salah satu obatnya,,
DIAPET NR
Diapet NRIndikasi:
- Mengurangi frekuensi buang air besar
- Memadatkan tinja dan menyerap racun pada penderita diare serta bukan sebagai pengganti diare.
Kontra Indikasi:
N/A
Deskripsi:
N/A
Jenis: Capsul
Produsen: PT Soho



tami farmasi 08
Jenis Batuk dan Penyebabnya

Batuk adalah penyakit yang biasa kita alami sehari-hari. Untuk mengatasinya, kita biasa membeli obat-obatan biasa di apotek atau supermarket. Padahal, beda jenis batuk, beda pula cara pengobatannya. Atau minimal, jenis obat batuk yang harus dibeli. Bila batuk tak kunjung sembuh, kita harus segera ke dokter agar diberi obat yang lebih tepat.
Agar Anda lebih dapat mengenali jenis batuk yang Anda alami, kenali perbedaannya dari suara yang ditimbulkan.

Batuk rejan
Batuk yang kerap diakhiri dengan suara seperti ingin muntah ketika kita mengambil nafas. Batuk seperti ini disebabkan oleh bakteri pertussis, yang dapat menular melalui percikan cairan dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi, yang dapat keluar karena bersin, batuk, atau tertawa.

Batuk sesak (croup)
Batuk dengan suara nafas yang keras, seperti ada lendir di dalam dada. Suara yang timbul adalah akibat dari pembengkakan di sekitar pita suara (pangkal tenggorokan) dan batang tenggorokan. Biasanya disebabkan oleh virus.

Batuk kering
Batuk dengan suara nyaring dan membuat perut ikut sakit, biasanya makin parah saat malam hari. Bisa disebabkan karena masuk angin, bronchiolitis, atau asma.

Batuk produktif/batuk basah
Batuk yang sering diiringi dengan riak atau lendir, yang biasanya disebabkan oleh infeksi atau asma.

Batuk bronchiolitis
Batuk yang diikuti suara nyaring seperti bersiul saat bernafas. Batuk seperti ini biasanya disebabkan infeksi virus yang terjadi pada saluran udara kecil pada paru-paru yang disebut bronchioles. Penyebab lainnya adalah asma.

Obat-obatnya,,
Allerin Expectorant 120 ml

Allerin Expectorant 120 ml
Indikasi:
Meringankan batuk berdahak dan pilek.

Kontra Indikasi:
- Lihat box warning.
- Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat ini.

  • Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (misal: fenilefrin, fenilpropanolamin), penderita tekanan darah tinggi berat dan yang mendapat terapi obat antidepresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO).
  • Tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi atau stroke, sperti pada penderita dengan berat badan berlebih (over weight), atau penderita usia lanjut.
  • Bila dalam 3 hari gejala-gejala flu tidak berkurang, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
  • Hentikan penggunaan obat ini jika terjadi susah tidur, jantung berdebar dan pusing.

tami farmasi 08
Entah ada apa dengan hari ini.. uda blajar mati-matian (ya ga smpe mati-mati amat c) buat pretest Anfisman.. hasilnya malah inhal! padahal uda yakin banget dengan jawaban! Huuuh.. kadang bingung juga mesti mikir kayak gimana? Apa ada yg salah ya dari cara belajar aku? Napa orang lain bisa aku nggak bisa?? Apa aku kurang berdo'a?
Anyway aku nggak trlalu kecewa-kecewa amat kok! Toh aku uda berusaha.. Yang bikin tambah semangat, karena ada satu pernyataan dari salah satu teman alumni psikolog UII. Dia pernah bilang,

"Jika kegagalan adalah hujan, dan keberhasilan adalah matahari, maka kita butuh keduanya untuk melihat pelangi"

Cuma kalo ingat itu aja aku ngerasa tenang. Keberhasilan nggak datang setelah kegagalan atau sebaliknya, tapi mereka datang secara bersamaan dan selalu beriringan. Dengan itu aku bisa bangkit lagi dari keterpurukan. Lupain yang lalu, dan cukup brpikir gimana cara memperbaikinya!

Btw.. blom abis kesialan aku sampe disitu.. karena butek pas pulang dari kampus gara-gara inhal, mo curhat ama pacar dia malah lagi sibuk di Lawu, mo internetan laptop uda di bawa ke Lawu duluan, akhirnya aku mutusin buat online di warnet aja. Pas kluar en ngunci pintu yang di "klek" dari dalam, baru nyadar kalo aku ga bawa kunci kamar! Astaghfirullah.. nasib bener c aku??! Mana ga ada kunci serep pulaaa.. highigzz.. akhirnya dengan mood bete' abis, aku ke warnet en langsung curhat di blog ini..

to be continue..

tami farmasi 08
Kalo nyebut kata Farmasi, pasti nggak jauh-jauh juga dari kata obat, resep, atau apotek. Kebanyakan dari lulusan farmasi juga nanti larinya nggak kemana-mana kalo nggak ke rumah sakit atau apotek. Ngomongin masalah apotek, setiap apotek pastinya punya logo dong untuk menentukan citra apoteknya. Dan tentu aja itu penting untuk menunjukan ciri khas dari apoteknya.

Kebetulan minggu lalu saya dapat tugas dari Mas Lutfi, dosen Ketkom saya untuk membandingkan 3 logo apotek, yaitu apotek Century, Guardian, dan K24. Dan berikut adalah hasil pengamatan saya tentang logo apotek-apotek tersebut.

APOTEK CENTURY
Bisa dilihat dari gambar, apotek Century dominan warna hjaunya. Dengan lambang palang berwarna hijau dan semacam tambahan di sekeliling palang dengan warna oranye.
Display apotek Century pun tertata dengan rapi. Konsumen dapat langsung memilih obat yang akan dibelinya. Sudah seperti di supermarket! Hanya saja, untuk konsumen yang tidak mau repot dan maunya dilayani dengan langsung, apotek Century kurang tepat untuk menjadi pilihan.



APOTEK GUARDIAN
Berbeda dengan apotek Century, apotek Guardian memakai warna dasar biru, dengan tulisan "Guardian" berwarna putih, dan di samping tulisan ada sebuah lingkaran berwarna oranye dengan icon seperti orang di dalamnya.
Namun dilihat dari display apotek, apotek Guardian tidak terdapat perbedaan yang mencolok dengan apotek Century. Sama-sama mempersilahkan konsumennya untuk melayani diri mereka sendiri.

APOTEK K24
Secara pribadi, saya lebih suka dengan apotek K24 dibanding 2 apotek yang lainnya tadi. Disamping tak hanya logo saja yang dominan warna hijau yang mencerminkan keselarasan, display apotek ini pun selaras dengan warna logonya, hijau. Jadi konsumen akan merasakan hawa yang tenang dan menyenangkan begitu masuk ke apotek ini, di tambah dengan pelayanan yang ramah, membuat konsumen menjadi betah dan pastinya merasa cepat sembuh.

Dari ketiga logo apotek tersebut, kelihatannya apotek K24 lah yang lebih simpel. Dengan nama K24 yang berarti Komplit 24 jam. Benar-benar cukup simpel dan mudah dimengerti. Ditambah dengan tata letak ruangan yang menarik dan pelayanan yang ramah, benar-benar bisa memanjakan konsumen.